KENDARI,INKRAHMEDIA.COM||Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sulawesi Tenggara bersama Bappeda Provinsi Sulawesi Tenggara dan berbagai elemen Forum Perempuan Provinsi Sulawesi Tenggara sukses menggelar musyawarah Inklusi di kantor Bappeda Sulawesi Tenggara pada Jum’at (22/03/24).
Kegiatan inklusi PW Aisyiyah Sultra kali ini ialah musyawarah perencanaan pembangunan daerah bagi perempuan dan kelompok Rentan dan mendapat respon positif bagi pihak-pihak terkait di berbagai elemen baik dari kepala-kepala Opd Provinsi Sulawesi Tenggara maupun dari kelompok Perhimpunan Perempuan dan kelompok Rentan Provinsi Sulawesi Tenggara serta jurnalis Sultra.

Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sulawesi Tenggara Hasmira Said. S.Pd. M.Pd, menjelaskan, pada kegiatan ini kami dari pimpinan wilayah Aisyiyah sendiri sudah beberapa kali menggelar seminar-seminar inklusi baik bekerja sama dengan pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara maupun bekerja sama secara nasional dan internasional bersama Australia. Ucapnya.
Tentu kali ini dalam rangka musyawarah atau musrembang perencanaan pembangunan daerah bagi perempuan dan kelompok Rentan yang di mana agenda ini kami akan berupaya untuk selalu bekerja sama dengan pemerintah terkait demi kelancaran Pembangunan Daerah, program Pimpinan Pusat Aisyiyah ini bekerjasama dengan Australia dan di amanahkan kepada PW Aisyiyah Sultra lalu dijalankan oleh Kordinator Inklusi PW Aisyiyah Rosmini.S.Si.M.Pd. ucap Hasmira said.

Pada tempat yang sama Kordinator Inklusi PW Aisyiyah Sultra Rosmini. S. Si. M.Pd, menambahkan, benar sekali, kegiatan Inklusi ini adalah program kami selaku Kordinator di wilayah Sultra dan dijalankan bersama dengan PW Aisyiyah Sultra, pada dasarnya kami mengupayakan 3 hal yang akan menjadi fokus atau tujuannya.
Pertama: Meningkatkan partisipasi perempuan dan kelompok rentan dalam siklus pembangunan daerah.
Kedua: Menyampaikan aspirasi perempuan dan kelompok rentan sebagai latar belakang masalah dan usulan program pembangunan daerah.
Ketiga: Mainstreaming atau mengharusutamaan GEDSI dalam program pembangunan daerah.
Lebih lanjut kata Rosmini, Kami mengacu pada Instruksi Presiden Indonesia Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional yang telah memandatkan keterlibatan perempuan dalam siklus pembangunan sejak perencanaan, penyusunan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi atas kebijakan dan program pembangunan nasional. Dan juga peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2017 tentang Partisipasi Masyarakat dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Dalam PP tersebut disebutkan bahwa partisipasi masyarakat adalah peran serta warga masyarakat untuk menyalurkan aspirasi, pemikiran, dan kepentingannya dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Ungkapnya.

Rosmini beserta pengurus PW Aisyiyah Sultra optimis agenda ini akan sukses nantinya dan yang melatar belakangi kami pada kegiatan ini ada 3 (tiga) hal.
1. Tujuan pembangunan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan kemajuan bangsa sehingga proses perencanaan pembangunan hendaknya dilakukan dengan mengedepankan prinsip partisipatif yang mensyaratkan partisipasi dari multi pihak khususnya masyarakat termasuk perempuan dan kelompok rentan.
2. Partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan sangatlah penting untuk memastikan tersampaikannya aspirasi masyarakat sehingga pemetaan masalah dan usulan program pembangunan mengacu pada problem yang dihadapi dan kebutuhan warga, khususnya perempuan, anak, dan kelompok rentan.
3. Percepatan kemajuan perempuan dan kelompok rentan di Indonesia dapat dilakukan melalui pelibatan secara penuh atau partisipasi bermakna dalam pengambilan kebijakan Pembangunan, bukan formalitas semata. Ungkapnya pada awak media.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Program Inklusi PWA Sultra bekerjasama dengan Bappeda Provinsi Sultra yang dalam hal ini sebagai Pemateri pertama: Qurrota ‘Ayun_KPAPO Bappenas, pemateri kedua: J.Robert, ST, MT, kepala Bappeda, dan Rosmini, S.Si., M.Pd selaku Koordinator Inklusi PWA Sultra. Tuturnya
Di tempat yang sama Kepala Bappeda Prov. Sultra sendiri merasa bangga dan apresiasi kegiatan PW Aisyiyah Sultra yang selalu mengedepankan kepentingan Daerah dan masyarakat atau kelompok perempuan dan kelompok rentan, tentu hal seperti ini harus kita dukung dan apresiasi, kami mendukung in shaa Allah, tuturnya.
Diketahui peserta kegiatan tersebut ialah
•Pemerintah Daerah •Perempuan Penyandang disabilitas •Representasi kelompok rentan lainnya serta dihadiri oleh Opd Sultra dan forum perempuan dan kelompok rentan Sultra.
Reporter: Azman






