BONE – INKRAHMEDIA.COM – Penjabat Bupati Bone Drs.H.A.Islamuddin, MH. menyerahkan bantuan 1000 paket Ramadhan bahagia yang difasilitasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Bone di Masjid Agung Al’Marif, jalan Ahmad Yani, Watampone, Senin (1/04/2024).
Dalam penyaluran bantuan 1000 paket Ramadhan tersebut hadir Ketua Baznas Bone Drs. H. Zainal Abidin, Asisten satu Anwar,SH, kabag kesra Andi Mallanti, kabag umum kemenag dr. H.Ahmad Yani, Kasat pol PP A. Akbar, serta Para Wakil Ketua Baznas Bone.
Penjabat Bupati Bone dalam sambutannya mengatakan, salah satu tujuan dari program ini adalah memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan.
Program ini memang peruntukannya adalah Membantu orang – orang yang kita anggap layak untuk di bantu layak untuk kita sumbang dan ini program yang sangat mulia.
” Harapannya semoga dengan paket ini sedikit bisa meringankan beban saudara – saudara kita yang penyandang cacat dalam rangka menjalankan ibadah bulan suci ramadhan dan menyambut hari raya Idhul Fitri, ” Ucap Pj.Bupati Bone.
” ini juga sebagai bentuk komitmen kami serta kewajiban kami pemerintah terutama kepada masyarakat yang kurang mampu yang berhak menerimanya,” Ungkapnya.
Di sela – sela penyaluran bantuan 1000 paket Ramadhan bahagia, Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia Andi Takdir mengatakan, sangat bersyukur dan berterima kasih adanya bantuan seperti ini, ini bantuan setiap tahun sebenarnya yang diberikan oleh Baznas Kabupaten Bone terhadap teman disabilitas.
” Yang paling pokok juga itu kita harapkan bagaimana supaya data disabilitas di kabupaten Bone betul – betul akurat yang dilakukan pemerintah kabupaten Bone supaya data itu tidak simpan siur, ” Tutur A. Takdir.
karena ada beberapa data di kabupaten Bone, ada data dari dinas sosial, ada data dari KPU, jadi diharap ada data yang betul – betul valid dari pemerintah kabupaten Bone untuk teman – teman disabilitas.
Ini semua supaya bisa mengidentifikasi semua teman – teman disabilitas, karena beda semua kebutuhannya ada yang butuh kursi roda, ada yang kaki palsu, ada yang butuh alat bantu dengar.
” Jadi yang kita butuhkan adalah data yang betul-betul valid sesuai dengan jenis dan kategorinya disabilitas itu sendiri, ” Pungkas Ketua Disabilitas Andi Takdir.
Reporter : BM.
Editor : Red.







