BOMBANA-INGKRAMEDIA. COM. ||. Adam selaku ketua bidang Partisipasi Pembangunan Daerah Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Rumbia (HIPPMAR) Kendari, meminta dan mendesak Bawaslu Kabupaten Bombana untuk proaktif didalam mengawasi jalannya proses pilkada di Kabupaten Bombana untuk mencegah adanya gesekan yg dapat menimbulkan perpecahan di masyarakat.
“Baru-baru ini tersebar di beberapa WA Grup terkait dengan seorang kepala desa yang menarik bantuan di masyarakat yang kemudian di afiliasikan ke salah satu paslon bahwa kejadian tersebut akibat adanya perbedaan pandangan dan arah politik antara kepala desa dan warga yang kemudian hal tersebut di beritakan dalam beberapa media massa akan tetapi peristiwa ini luput daripada pandangan Bawaslu Bombana melalui Panwascamnya” ungkap Adam Mahasiswa Hukum Universitas Muhammadiyah Kendari.
Tidak lepas dari hal tersebut ia menegaskan kepada Bawaslu dan seluruh komponen penegak hukum yg tergabung dalam sentra gakumdu untuk memberikan instruksi kepada seluruh badan Ad Hoc di bawah Bawaslu Bombana untuk proaktif dalam mengawasi jalannya proses pilkada Bombana sehingga menepis anggapan bahwa yg kemudian terlibat dalam badan Ad Hoc Bawaslu karena adanya nepotisme dalam proses rekrutmennya.
Disisi lain ia juga meminta ke pada Bawaslu untuk melakukan RDP bersama seluruh komponen media kabar di Kabupaten Bombana baik yg bergerak dalam media online maupun cetak agar dapat memberikan informasi-informasi yang akurat kepada masyarakat di tengah gejolak kontestasi pemilukada Bombana.
“Saya meminta kepada Bawaslu untuk menggelar RDP karena melihat dari perkembangan hari ini beberapa media tidak lagi subjektif dalam memberikan informasi melainkan memberikan informasi yang kurang akurat yang saya duga kerena adanya afiliasi dengan salah satu calon”. tutupnya.
Reporter : Azman
Editor : Red






