BONE – INKRAHMEDIA.COM – Andi Akmal Anggota Komisi IV DPR RI bersama Kementerian Pertanian Direktorat Jenderal Tanaman Pangan melaksanakan Bimbingan Teknis Strategi Pengamanan Produksi Tanaman Pangan di Hotel Helios Watampone, kamis (8/2/24).
Bimbingan Teknis ini, dihadiri dari kementerian pertanian direktur Jenderal ketanaman pangan, Ir.lili Retnowaty, perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Bone, H.Indrus, SP. MM, dan staf ahli DPR-RI A. Haeril Adfa, SH, serta para kelompok tani.
Dalam sambutannya, A.Akmal mengatakan di Bone ini modal sebenarnya adalah di pertanian, perkebunan, peternakan, kelautan dan perikanan, dan juga punya daerah yang sangat luas, penduduk sangat besar, kemudian juga lokasi yang sangat strategis.

” Perlu saya jelaskan kenapa saya tidak pindah komisi, karena ini komitmen saya sebagai wakil rakyat, yang tentu Kami ingin tetap berkontribusi banyak untuk masyarakat, bukan sekedar datang duduk diam duit, tapi apa kontribusi bagi masyarakat kita sehingga masyarakat merasa bahwa ada guna-gunanya memilih wakil rakyat, ” Jelas A. Akmal.
Berbicara pembangunan, maka yang paling utama di bone ini ataupun di sul sel adalah pertanian 80%, dan pekerjaan besar daripada masyarakat adalah petani dan nelayan.
A.Akmal berharap kepada Kementerian dan Dinas Pertanian agar petani dibantu masukkan di RDKK,agar mudah mendapatkan pendistribusian pupuk subsidi.
” Jadi kita berharap tambahan pupuk ini tidak ada lagi yang kekurangan, maka saya minta itu jatahnya petani per hektarnya minimal 7 sampai 9 zak / hektar jangan 3 zak, ” kata A. Akmal.
Produksi petani tidak jalan kalau pupuk tidak ada tersedia, makanya petani harus dibantu, apalagi anggaran subsidi pupuk tahun ini 40 triliun, mari kawal dan awasi bersama, bagaimana meminta perhatian terhadap penambahan alokasi pupuk, jangan petani kesusahan sementara negara royal.
” Jadi bicara produksi, bagaimana tadi pupuknya, insya Allah kita kawal jadi kalau ada nanti petani tidak masuk RDKK kita buatkan nanti pos pengaduan dan saya akan kawal ini, ” Pungkas A. Akmal.
Reporter : BM.
Editor : Red.






