BONE – INKRAHMEDIA.COM – Diterpa issu memanfaatkan bantuan sosial PKH, Popularitas dan elektabilitas calon anggota legislatif (Caleg) DPRD Sulsel Dapil VII Kabupaten Bone, Yasir Machmud malah terus meningkat, ungkap pengamat politik Unhas Dr. Andi Lukman
Meski kampanye negatif diarahkan ke mantan Ketua Umum KNPI Sulsel tersebut, malah justru berbalik jadi simpatik karena kenyataannya Yasir Machmud terang-terangan menyiapkan paket yang dibagikan saat melakukan pertemuan terbatas dan kampanyenya, dan itu disaksikan orang banyak.

Andi Syahrum selaku Tim YM Community menegaskan,YM Community tidak pernah memanfaatkan paket bantuan sebagaimana yang dilansir beberapa media dan akun sosmed, karena kami punya paket yang disiapkan sendiri, dan sebagai pengusaha pak Yasir Machmud sudah mempertimbangkan untuk menyiapkan semuanya.
“Alhamdulillah, kami sudah menyiapkan puluhan ribu paket dan tidak mungkin kami memanfaatkan bantuan rakyat yang ditujukan kepada PKH untuk kepentingan kami,” timpalnya.
Memanfaatkan bantuan pemerintah untuk kepentingan pribadi adalah dosa dan tentunya kami menghindari itu, karena nawaytu kami lurus untuk memenangkan pemilu dengan cara terhormat.
“Bahkan kami sudah melaporkan bahan kampanye dan cenderamata yang akan kami bagikan saat sosialisasi dan nilanya miliaran. Silakan di chek laporan Sikadeka dan Formulir LADK,” tandas Andi Syahrum lagi.
Sementara itu, Mujib selaku Ketua YM Community mengatakan, kampanye negatif itu biasa terjadi meskipun ada larangan melakukan, karena politik itu dunia kompetisi.
“Bagi kami jikalau para pembenci mulai bersenandung sesungguhnya mereka adalah penggemar pak Yasir Machmud, cuma caranya mengungkapkan yang berbeda, intinya kami bergerak lurus dengan taat dan patuh pada UU Pemilu dan PKPU 15 tahun 2023,” tegasnya.
Akademisi politik pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Andi Lukman Irawan mengatakan semakin mendekati hari H Pemilu maka akan semakin beragam upaya yang dilakukan oleh para kontestan untuk menjadi pemenang dalam kontestasi.
Termasuk strategi black campaign yang bertujuan untuk menjatuhkan kompetitor lainnya dengan strategi membuat opini/desas desus ataupun isu yang sifatnya dominan hoaks,” paparnya.
Olehnya, sambung Andi Lukman, isu yang menimpa salah satu caleg Partai Gerindra untuk DPRD Sulsel, Yasir Mahcmud patut diduga adalah bagian strategi black campaign.
“Sebagai upaya yang dilakukan kompetitor menjatuhkan nama dan kredibilitas beliau,” terangnya.
Terlebih, lanjut Andi Lukman, berdasarkan rilis survei dari berbagai lembaga maka bisa dilihat konsistensi data yang menempatkan Yasir Mahcmud selalu berada di urutan teratas sebagai salah satu caleg yang memiliki popularitas dan elektabilitas yang stabil.
Olehnya sangat dipahami bahwa akan ada berbagai upaya yang dilakukan untuk mendegradasi elektabilitasnya dengan menciptakan isu yang tidak benar.
” Namun di lapangan di saksikan Yasir Machmud sudah siap dengan semua strategi dan bahan kampanyenya ” pungkasnya.
Reporter : BM
Editor : Red.






